Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Hal itu Dikarenakan Iran Tak Mau Mengikuti Syarat Yang Di Berikan Oleh Amerika Serikat (AS).
Wakil Presiden Amerika Serikat Jd Vance Mengatakan As Berkunjung Ke Pakistan Dengan sikap fleksibel dan “itikad baik”,namun sangat disayangkan kedua Belah pihak tidak mencapai kesepakatan Antara Satu Sama Lain.
Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa sebenarnya telah ada kesepahaman di sejumlah poin.
Namun, Teheran menilai wajar jika kesepakatan belum bisa dicapai hanya dalam satu hari perundingan.
Kesepakatan Tersebut Iran Merasa Di Rugikan Oleh AS Serta AS Di Untungkan Dalam Kesepakatannya.
Sebelumnya, pembicaraan diperkirakan masih akan berlanjut hingga sekitar pukul 09.00 GMT (16.00 WIB).
Tetapi, Vance justru lebih dulu mengumumkan kegagalan perundingan melalui konferensi pers, sebelum kemudian meninggalkan Pakistan.
Pembicaraan di Islamabad merupakan pertemuan langsung pertama antara AS dan Iran dalam lebih dari satu dekade dan pembicaraan tingkat tertinggi sejak Revolusi Islam 1979.
Pembicaraan dilakukan setelah gencatan senjata pada awal pekan ini.
Setelah Negosiasi Dinyatakan Gagal Semua Delegasi Meninggalkan Islamabad,ibu kota Pakistan yang menjadi lokasi negosiasi untuk mengakhiri pertempuran yang telah menewaskan ribuan orang.Serta Dengan Gagal Nya Kesepakatan Harga Minyak Global Melonjak Tinggi.
.Usai pembicaraan berakhir, AS dan Iran saling menyalahkan atas gagalnya negosiasi yang telah berlangsung selama 21 jam tersebut Di Islamabad,Pakistan.
