IHSG Kembali Menguat Sekitar 29,23 Poin Usai Turun Tajam

Jakarta-IHSG Kembali Menguat Sekitar 23,23 Poin Atau 0,41 Persen Ke Posisi 7.086,34 Seiring Penguatan Tersebut Saham Unggulan Juga Turut Naik.

Pada awal sesi I, aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan frekuensi transaksi sekitar 82.000 kali.

Volume perdagangan tercatat mencapai kurang lebih 1,2 miliar saham dengan nilai transaksi berada di kisaran Rp650 miliar.

Likuiditas Ini Akan Menarik Para Investor Untuk membeli Saham-Saham Yang Berpotensi Mengalami Kenaikkan.

Penguatan IHSG Di Pengaruhi Oleh Beberapa Perusahaan Yakni Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik sekitar 0,8 persen ke level Rp9.275 per saham, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 1,1 persen ke posisi Rp5.575 per saham.

Secara Sektoral Penguatan Didorong Sektor Keuangan,Energi,Dan Konsumsi Primer Yang Mengakibatkan Harga Harga Saham Melonjak.

Pada pembukaan perdagangan IHSG menunjukkan adanya sentimen positif yang didukung oleh stabilitas makroekonomi domestik serta meredanya tekanan eksternal.

Secara Teknikal IHSG Bergerak Bergerak Di Area Support  Kisaran 7.000 Berpotensi Menuju Resistence 7.100 Hingga 7.150.

Para Pelaku Pasar Masih mencermati Potensi Ambil Untung Jangka Pendek Jika Dilihat IHSG Mengalami Kenaikkan Awal.

Pergerakaan IHSG Saat Ini Masih Fluktuatif Dengan Perhatian Utama Pada Dana Asing Serta Sentimen Global.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) turun 14,73 persen ke Rp1.100, PT Panin Asset Management Tbk (XPTD) turun 14,41 persen

Disisi Geopolitik Gencatan AS Dan Iran Masih Berlangsung,Kapal Komersial AS Telah Melewati Selat Hormuz Dengan Aman Trump Pun  Mengawal Kapal-Kapal  Yang Terjebak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *