Market Ditutup Dengan Rupiah Menguat Sekitar 0,13 Persen.

jakarta – Penutupan perdagangan hari ini menguat 18 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.211 per dolar AS,Rupiah Menguat Secara Bertahap Tergantung Kondisi Geopolitik.

Para Pengamat Ekonomi Mengatakan Bahwa Rupiah Menguat Karena Adanya Potensi Damai Antara Iran Dan Amerika Serikat.

“Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi diperkirakan akan tiba di Islamabad pada Jumat (1/5) malam untuk membahas proposal untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan AS setelah pembicaraan gagal awal pekan ini,” Ucap Menlu Iran

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran Telah mengajukan proposal baru untuk membuka kembali Selat Hormuz Serta Mengakhiri Perang Berkepanjangan.

Pasar khawatir akan peningkatan eskalasi militer di kawasan Selat Hormuz sehari pasca Iran merilis rekaman pasukan komando yang menaiki kapal kargo.

“Navigasi melalui Selat Hormuz, yang sebelum perang mengangkut sekitar seperlima produksi minyak global, tetap terblokir secara efektif. Penangkapan dua kapal kargo oleh Iran menyoroti kesulitan Washington dalam upaya mengendalikan jalur tersebut. Hanya lima kapal, termasuk sebuah kapal tanker produk minyak Iran, yang telah melewati Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir,” ungkap Ibrahim.

Meskipun Market Merespons Positif Namun Situasi Di lapangan Masih Sangat Kontradiktif Juru Bicara Kemenlu Iran Menyatakan Tidak Ada Negosiasi Kembali Dengan Amerika Serikat.

Kedepannnya Rupiah Masih Akan Fluktuasi Mengikuti Perkembangan Kondisi Global.Sentimen Damai Yang Kuat Mampu Menjaga Mata Uang Dalam Negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *