Jakarta – Presiden Prabowo Akan Membuat Genteng Dari Sampah Yang Di Olah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) .
Presiden Prabowo Meninjau Tempat Pengolahan Sampah Di Daerah Banyumas,Jawa Tengah,Prabowo Sangat Terkesan Saat Melihat Tempat Pengolahan Sampah Tersebut.
Prabowo mengamati secara saksama produk hasil olahan sampah plastik berupa genteng dan paving block yang kini telah digunakan sebagai material fasilitas umum di daerah setempat.
Kepala Negara terlihat sesekali memegang produk tersebut sembari mendengarkan penjelasan dari petugas mengenai ketahanan dan proses produksinya.
Presiden mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai berbagai kegiatan pengolahan sampah yang dilakukan oleh petugas.
Prabowo menyimak penjelasan bagaimana alur program dijalankan mulai dari pemilahan hingga menjadi produk akhir yang siap dipasarkan atau digunakan kembali oleh masyarakat.
Beberapa produk yang dipamerkan kepada Presiden meliputi pelet organik untuk pakan ikan, serta maggot.
Salah satu keunggulan yang ditonjolkan di lokasi ini adalah metode One Day Process yang menggunakan teknologi mesin khusus.
Sistem ini menjamin bahwa setiap sampah yang masuk ke fasilitas tersebut akan tuntas diproses dalam waktu satu hari.
Melalui pendekatan tersebut, TPST BLE Banyumas berupaya mencapai target Zero Waste to Landfill.
Kebijakan ini memastikan bahwa Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) tidak lagi berfungsi sebagai tempat penimbunan sampah terbuka.
“kita akan kembalikan Indonesia menjadi indonesia yang bener-bener indah, jadi pariwisata tuh bagus dan kita nyaman tinggalnya”ucap Prabowo
Setelah Melihat Hasil Produk Genteng Dari Olahan Sampah Beliau Ingin Menghilangkan Atap Diganti Dengan Genteng Murah Namun Berkualitas.
Selain Menghasilkan Produk,Tempat Olahan Sampah Juga Menghasilkan Bahan Bakar Altenatif Berupa Refuse-Derived-Fuel (RDF).
Dengan Begitu Indonesia Bisa Menghemat Biaya Anggaran Perbaikan Rumah Sebesar 20 Juta Per Unit.
