Jakarta-Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggono meminta kepada seluruh jajaran untuk dapat bersungguh-sungguh dalam mengerjakan proyek pembangunan Sekolah Rakyat.
Dody menginstruksikan jajaran supaya bersemangat 45 dalam menjalankan tugas Percepatan Pembangunan Tersebut Yang Diharapkan Selesai Lebih Cepat Dari Target Pembangunan.
Namun, dia menyayangkan, masih ada segelintir orang yang menyepelekan Pembangunan Sekolah Rakyat, sehingga dalam proses pembangunannya, sempat terjadi hambatan.
Dody berharap semua pihak bisa bersungguh-sungguh dalam membangun Sekolah Rakyat yang ditunjukkan kepada anak-anak yang belum bersekolah karena prasejahtera.
Ia menegaskan, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak yang belum mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Program ini diharapkan mampu menjadi fondasi bagi terwujudnya generasi emas Indonesia pada 2045.
“Program Ini kan Di Peruntukkan Untuk Orang Tidak Sekolah Karena Prasejahtera,inilah Generasi emas Nanti,Paling Enggak Tahun 2045″Ucap Dody
Meski demikian, Dody meyakini pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai tepat waktu, sehingga saat memasuki tahun ajaran baru pada Juli 2026, anak-anak sudah dapat menggunakan fasilitas tersebut.
Ia juga optimistis terhadap komitmen para pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut. Dari total 38.600 karyawan, Dody menilai sebagian besar memiliki semangat tinggi untuk menuntaskan pembangunan Sekolah Rakyat seluruh Indonesia Termasuk Daerah-Daerah Di Luar Jakarta.
Saat ini, 100 Sekolah Rakyat telah beroperasi di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan bertambah menjadi 165 titik pada September 2025 dengan kapasitas 15.895 siswa, didukung 2.407 guru, 4.442 tenaga pendidik Serta Difasilitasi Alat Belajar yang Lengkap Dan Modern.
