Bekasi – Pembangunan Flyover Segera Dipercepat Oleh Pemkot Bekasi Dengan Pembiayaan Di Kucurkan Dari Pemerintah Pusat.
Jika Pembangunan Flyover Bulak Kapal Sudah Selesai Masyarakat Sudah Tak Perlu Lagi Melewati Rel Kereta Dan Kereta Bisa Melewati Tanpa Adanya Gangguan.
Flyover Bulak Kapal dirancang memiliki panjang trase sekitar 768 meter dan melintasi tiga kelurahan, yakni Duren Jaya, Aren Jaya.
Ia menjelaskan proyek infrastruktur pengurai kemacetan ini sudah berlangsung sejak tahun 2025 dengan skema pembebasan Tanah Oleh Pemerintah Setempat.
Proyek ini membutuhkan lahan sekitar 10.637 meter persegi, dengan total 73 bidang tanah terdampak Terkena Gusur.
Proses pembebasan lahan masih Terus berlangsung dan ditargetkan selesai sebelum konstruksi dimulai pada triwulan II 2026.
Anggaran Pembangunan Flyover Sebagian Mendapat Kucuran Dana Dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pemkot Bekasi sejauh ini telah menggelontorkan anggaran senilai Rp106 miliar untuk pembebasan lahan. Sementara biaya pembangunan mencapai Rp250 miliar.
dialokasikan provinsi pada tahun ini sebesar Rp20 miliar atau masih terdapat kekurangan hingga Rp230 miliar.
Lebih lanjut, ia merinci saat ini dukungan dana dari pihak provinsi baru mencapai angka Rp30 miliar. Untuk menutupi kekurangan sebesar Rp230 Miliar.
Pemerintah Pusat Pun Ikut Membantu Dalam Pembiayaan Anggaran Dalam Pembangunan Flyover Yang Sudah Disetujui Bapak Presiden Prabowo.
Pelintasan Kereta Di Jalan Ampera Sering Kali Terjadinya Kecelakaan Tragis, Flyover Juga Langkah Untuk Mengurangi Angka Kecelakaan Serta Kemacetan Di Bekasi.
Diharapkan Flyover Ini Sangat Berguna Kepada Para Pengguna Jalan Raya Maupun Kereta Api Yang Sering Terganggu Akibat Insiden Yang Tidak Di Inginkan.
