Jakarta – Pemerintah terus mendorong peningkatan kinerja daerah melalui skema penghargaan berbasis capaian.Acara Ini Diselenggaran Oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, sebagai negara dengan jumlah pemerintah daerah (Pemda) yang banyak dan beragam.
Capaian Kininerja Di Setiap Daerah Bervariasi Sehngga Perlu Di Dorong Melalui Kompetisi Yang Sehat Dengan Cara Peningkatan Kinerja.
Daerah Yang Mempunyai Prestasi Sesuai Kategori Akan Diapresiasi Oleh Pemerintah Dengan Memberikan Penghargaan Kepada Pejabat Daerah.
Ada Beberapa Kategori Daerah Dinyatakan Berprestasi Yakni pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, creative financing.
Kategori penghargaan yang diberikan mencerminkan fokus pemerintah terhadap isu-isu krusial pembangunan daerah. Pada kategori pengendalian inflasi, Menjaga Pasokan Tiap Masing-Masing Daerah.
Penghargaan tersebut direncanakan digelar di enam pulaapresiasi diberikan kepada daerah yang dengan Pulau Sumatera sebagai lokasi kick off.
Adapun Dearah Mendapatkan Penghargaan Yakni kota, Pagar Alam menjadi Terbaik I, diikuti Tanjung Balai dan Dumai. Sementara itu, Bengkulu meraih penghargaan untuk tingkat provinsi.
Pada kategori penanggulangan kemiskinan dan stunting, Kabupaten Mesuji meraih Terbaik I, diikuti Tapanuli Selatan dan Bengkalis. Untuk tingkat kota, Sungai Penuh menjadi Terbaik I, disusul Pekanbaru dan Batam, sedangkan tingkat provinsi diraih Kepulauan Riau.
Selanjutnya, pada kategori pengendalian inflasi, Kabupaten Tebo meraih Terbaik I, diikuti Musi Rawas Utara dan Labuhanbatu Utara. Untuk tingkat kota, Langsa menjadi Terbaik I, disusul Prabumulih dan Bukittinggi, sementara Bengkulu kembali meraih penghargaan di tingkat provinsi.
kategori creative financing, Kabupaten Bintan meraih Terbaik I, diikuti Lampung Selatan dan Batu Bara. Untuk tingkat kota, Bandar Lampung menjadi Terbaik I, disusul Medan dan Palembang, sementara Sumatera Utara meraih penghargaan pada tingkat provinsi.
Langkah Ini Dinilai Memperkuat Budaya Kinerja , inovasi Daerah Serta Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Secara Nasional.
