Kantor BGN Di Geledah Kejaksaan Agung Selama 4 Jam

Jakarta-Kantor BGN DI Geladah Kejakasaan Agung Selama 4 Jam Para Karyawan Badan Gizi Nasional Menunggu Di Luar Kantor.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry, mengonfirmasi Bahwa Kejagung Sedang Menggeledah.

Meski membenarkan penggeledahan, Jeffry belum menjelaskan lebih lanjut terkait perkara yang sedang ditangani maupun barang bukti yang dicari penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Baca Juga:https://www.msn.com/id-id/berita/nasional/traffic-light-di-karang-tembok-surabaya-padam-pemuda-ini-pelakunya/ar-AA24OAki?ocid=msedgntp&pc=ASTS&cvid=6a215079f43b40ad8d02844655042d61&ei=10

Penggeledahan itu terjadi di tengah sorotan terhadap Badan Gizi Nasional yang baru saja mengalami pergantian pimpinan.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN beserta dua wakilnya Lodewyk Pusung serta Sony Sanjaya.

Pemerintah menyebut pergantian tersebut merupakan bagian dari evaluasi internal terhadap tata kelola lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program MBG.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga mengungkapkan pemerintah tengah melakukan audit internal menyusul munculnya dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Audit tersebut disebut sebagai bagian dari proses monitoring dan evaluasi yang terus dilakukan pemerintah terhadap pelaksanaan program prioritas nasional tersebut.

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengaku menerima berbagai laporan terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG. Salah satu yang menjadi perhatian adalah dugaan praktik jual beli titik dapur MBG.

Dapur-Dapur SPPG Nantinya Akan Dilakukan Pemeriksaan Lebih Lanjut Yang Menjadi Tempat Distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

HIngga Kini Masih Menunggu Proses Penyidikan Kejaksaan Agung Sampai Menunggu Hasil Jika Terbukti Melakukan Pelanggaran Maka Para Pelaku Langsung Di Penjara.

Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Seketat Mungkin Agar Tidak Ada Lagi Kasus-Kasus Kualitas Makanan Yang Buruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *