Kronologi Kejadian Pada Saat Arya Sedang Bertugas Di tempat Kejadian Lalu Ada Dua Orang Mencurigakan Merusak Kunci Stang Motor Tanpa Ragu Beliau Langsung Menghentikan Aksi Pelaku Namun Situasi Berubah Pelaku Menembak Kepala Arya.
Korban kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis darurat, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang diderita.
Sebagai Bentuk Penghormatan Jenderal Listiyo Sigit Prabowo Menaikkan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Kepada Brigadir Arya Supena.
“Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugasnya sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan tertinggi dari institusi,” kata Kapolri dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan almarhum dimakamkan secara kedinasan pada hari yang sama.
“Jenazah dilepas dari rumah duka dengan prosesi pemakaman kedinasan Polri yang dihadiri keluarga, kerabat, dan rekan sejawat. Upacara dipimpin Direktur Intelkam Polda Lampung selaku inspektur upacara,” ujarnya.
Ia menyebut almarhum sebagai sosok teladan atas keberanian dan pengabdiannya dalam menjalankan tugas kepolisian.
Hingga Kini Polda Lampung Masih Terus Melakukan Pencarian Terhadap Jaringan Pelaku Curanmor Yang Terlibat Dalam Penembakan Tersebut.
Kepergian Bripka Arya Meninggalkan Luka Mendalam Bagi Keluarga Yang Ditinggalkan,Sosok Arya Dikenang Sebagai Simbol Keberanian Seorang Aparat Negara.
